Ikhlas…..
Ya,,, kata itu sempet ngumpet dalam folder otakku,, sempet beberapa pekan ini, kata itu bagai hilang dan tak pernah muncul dalam memori…. tapi,,, berkali-kali aku telah diingatkan,,, Allah.. Dialah Dzat yang Maha Sempurna dan Maha Bijaksana,, mengingatkan ku tentang kata itu,, tantang hakikatnya,, dan tentang pengamalannya…
Ya,, Ikhlas… hanya terdiri dari 6 huruf,, dan begitu mudah untuk di ucapkan… (bahkan sambil makan,, tanpa perlu takut “keselek”.. kata itu mampu ngeluyur dari bibir kita).. tapi… apakah ikhlas itu sendiri telah mampu bersahabat dengan diriku… dengan dirimu… atau siapaun… apakah kita telah mampu ???
Mampu atau tidaknya kita,, hanya kita dan Allah yang mampu menilai… ya… pembelajaran… belajar dan terus belajar untuk ikhlas.. sepertinya itu kuncinya.. karena walaupun ulama besar pun.. dia pasti perlu untuk memperbaharui niatnya untuk selalu ikhlas.. ya.. seperti iman.. mampu kusam dan lusuh seperti baju.. jadi kita harus terus belajar untuk menjaganya tetep kinclong.. (he… emangnya piring…)
Saat diri ini merasa lelah dalam jalan ini… hanya kata itulah obatnya.. terasa segala lelah mampu terburai dari punggung jika telah mengingat kata-kata itu… meski tersa sulit.. namun… akan terasa nikmat jika kita memang yakin akan janji Allah… Namun,, terkadang memori di otak ini,, tak sanggup untuk mengeluarkan folder tersebut.. sehingga terkadang banyak keluh dan kesah yang terlontar dalam diri…. astaghfirullah…. ya… berkali-kali… folder itu ngumpet…
Alhamdulillah… Syukur atas segala nikmat yang telah tercurah sampai dengan detik ini.. meski sedikit sekali syukurku padaMu ya Rabb.. semoga saja folder itu terus ada dalam memori otakku dan dalam lemari di hati ini… meski… sulit… ya sebagai manusia biasa aku merasakan hal tersebut… namun ku yakin dengan segala kekuasaan-Nya… dialah yang menggemgam hatiku dan yang Maha Mengetahui tentang segala folder dalam memori otakku… hanya do’a dan ikhtiar yang mampu terjalani tuk inginkan ikhlas terus hidup dalam hutan kehidupan… dalam ganas persaingan.. dalam panas pengorbanan…
Ikhlas… ajari aku terus tentang ini ya Allah… Jangan biarkan segalanya terburai sia-sia… (udah amal sedikit… ga ikhlas… waduh… apa yang di punya dong….??? scary…) ya… (kalo kata temenku beberapa hari lalu di sms…) “biarlah orang menilai kita apa.. biarlah Allah yang menilai segala perilaku kita…” subhanallah… thanks to my sister… dirimu telah mampu mengeluarkan folder “itu” dalam memori kehidupan ini…
Jangan biarkan kita menjadi hamba murobbi… hamaba rohis.. hamba organisasi… hamba jama’ah…. hmba partai… atau apalah itu namanya… karena terkadang segala tugas dan amal hanya terkait pada takutnya kita tentang pendapat orang lain… namun lakukanlah…. segalanya…. semuanya… dengan penuh ikhlas… agar kita benar-benar mampu menjadi hamba-Nya…. ya…. hanya karna-Nya…
Thanks to Allah…. walaupun… tak akan mampu beribu kata trimakasih yang mampu membayar segala nikmat dari-Mu…
Wallahu’alam…
Loading...